welcome to my blog agushafidz.blogspot.com

Kamis, 28 Oktober 2010

INDONESIA............!!!!

Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara).[5] Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006,[6] Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung. Ibukota negara ialah Jakarta. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.
Sejarah Indonesia banyak dipengaruhi oleh bangsa lainnya. Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak abad ke-7, yaitu ketika Kerajaan Sriwijaya di Palembang menjalin hubungan agama dan perdagangan dengan Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha telah tumbuh pada awal abad Masehi, diikuti para pedagang yang membawa agama Islam, serta berbagai kekuatan Eropa yang saling bertempur untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah Maluku semasa era penjelajahan samudra. Setelah berada di bawah penjajahan Belanda, Indonesia yang saat itu bernama Hindia Belanda menyatakan kemerdekaannya di akhir Perang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat berbagai hambatan, ancaman dan tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.
Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.

Etimologi

Kata "Indonesia" berasal dari kata dalam bahasa Latin yaitu Indus yang berarti "Hindia" dan kata dalam bahasa Yunani nesos yang berarti "pulau".[7] Jadi, kata Indonesia berarti wilayah Hindia kepulauan, atau kepulauan yang berada di Hindia, yang menunjukkan bahwa nama ini terbentuk jauh sebelum Indonesia menjadi negara berdaulat.[8] Pada tahun 1850, George Earl, seorang etnolog berkebangsaan Inggris, awalnya mengusulkan istilah Indunesia dan Malayunesia untuk penduduk "Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu".[9] Murid dari Earl, James Richardson Logan, menggunakan kata Indonesia sebagai sinonim dari Kepulauan India.[10] Namun, penulisan akademik Belanda di media Hindia Belanda tidak menggunakan kata Indonesia, tetapi istilah Kepulauan Melayu (Maleische Archipel); Hindia Timur Belanda (Nederlandsch Oost Indië), atau Hindia (Indië); Timur (de Oost); dan bahkan Insulinde (istilah ini diperkenalkan tahun 1860 dalam novel Max Havelaar (1859), ditulis oleh Multatuli, mengenai kritik terhadap kolonialisme Belanda).[5]
Sejak tahun 1900, nama Indonesia menjadi lebih umum pada lingkungan akademik di luar Belanda, dan golongan nasionalis Indonesia menggunakannya untuk ekspresi politik.[5] Adolf Bastian dari Universitas Berlin memasyarakatkan nama ini melalui buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipels, 1884–1894. Pelajar Indonesia pertama yang menggunakannya ialah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara), yaitu ketika ia mendirikan kantor berita di Belanda yang bernama Indonesisch Pers Bureau di tahun 1913.[8]

Sejarah

Peninggalan fosil-fosil Homo erectus, yang oleh antropolog juga dijuluki "Manusia Jawa", menimbulkan dugaan bahwa kepulauan Indonesia telah mulai berpenghuni pada antara dua juta sampai 500.000 tahun yang lalu.[11] Bangsa Austronesia, yang membentuk mayoritas penduduk pada saat ini, bermigrasi ke Asia Tenggara dari Taiwan. Mereka tiba di sekitar 2000 SM, dan menyebabkan bangsa Melanesia yang telah ada lebih dahulu di sana terdesak ke wilayah-wilayah yang jauh di timur kepulauan.[12] Kondisi tempat yang ideal bagi pertanian, dan penguasaan atas cara bercocok tanam padi setidaknya sejak abad ke-8 SM,[13] menyebabkan banyak perkampungan, kota, dan kerajaan-kerajaan kecil tumbuh berkembang dengan baik pada abad pertama masehi. Selain itu, Indonesia yang terletak di jalur perdagangan laut internasional dan antar pulau, telah menjadi jalur pelayaran antara India dan Cina selama beberapa abad.[14] Sejarah Indonesia selanjutnya mengalami banyak sekali pengaruh dari kegiatan perdagangan tersebut.[15]

Sejak abad ke-1 kapal dagang Indonesia telah berlayar jauh, bahkan sampai ke Afrika. Sebuah bagian dari relief kapal di candi Borobudur, k. 800 M.
Di bawah pengaruh agama Hindu dan Buddha, beberapa kerajaan terbentuk di pulau Kalimantan, Sumatra, dan Jawa sejak abad ke-4 hingga abad ke-14. Kutai, merupakan kerajaan tertua di Nusantara yang berdiri pada abad ke-4 di hulu sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Di wilayah barat pulau Jawa, pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M berdiri kerajaan Tarumanegara. Pemerintahan Tarumanagara dilanjutkan oleh Kerajaan Sunda dari tahun 669 M sampai 1579 M. Pada abad ke-7 muncul kerajaan Malayu yang berpusat di Jambi, Sumatera. Sriwijaya mengalahkan Malayu dan muncul sebagai kerajaan maritim yang paling perkasa di Nusantara. Wilayah kekuasaannya meliputi Sumatera, Jawa, semenanjung Melayu, sekaligus mengontrol perdagangan di Selat Malaka, Selat Sunda, dan Laut Cina Selatan.[16] Di bawah pengaruh Sriwijaya, antara abad ke-8 dan ke-10 wangsa Syailendra dan Sanjaya berhasil mengembangkan kerajaan-kerajaan berbasis agrikultur di Jawa, dengan peninggalan bersejarahnya seperti candi Borobudur dan candi Prambanan. Di akhir abad ke-13, Majapahit berdiri di bagian timur pulau Jawa. Di bawah pimpinan mahapatih Gajah Mada, kekuasaannya meluas sampai hampir meliputi wilayah Indonesia kini; dan sering disebut "Zaman Keemasan" dalam sejarah Indonesia.[17]
Kedatangan pedagang-pedagang Arab dan Persia melalui Gujarat, India, kemudian membawa agama Islam. Selain itu pelaut-pelaut Tiongkok yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho (Zheng He) yang beragama Islam, juga pernah menyinggahi wilayah ini pada awal abad ke-15.[18] Para pedagang-pedagang ini juga menyebarkan agama Islam di beberapa wilayah Nusantara. Samudera Pasai yang berdiri pada tahun 1267, merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia.
Ketika orang-orang Eropa datang pada awal abad ke-16, mereka menemukan beberapa kerajaan yang dengan mudah dapat mereka kuasai demi mendominasi perdagangan rempah-rempah. Portugis pertama kali mendarat di dua pelabuhan Kerajaan Sunda yaitu Banten dan Sunda Kelapa, tapi dapat diusir dan bergerak ke arah timur dan menguasai Maluku. Pada abad ke-17, Belanda muncul sebagai yang terkuat di antara negara-negara Eropa lainnya, mengalahkan Britania Raya dan Portugal (kecuali untuk koloni mereka, Timor Portugis). Pada masa itulah agama Kristen masuk ke Indonesia sebagai salah satu misi imperialisme lama yang dikenal sebagai 3G, yaitu Gold, Glory, and Gospel.[19] Belanda menguasai Indonesia sebagai koloni hingga Perang Dunia II, awalnya melalui VOC, dan kemudian langsung oleh pemerintah Belanda sejak awal abad ke-19.

Johannes van den Bosch, pencetus Cultuurstelsel
Di bawah sistem Cultuurstelsel (Sistem Penanaman) pada abad ke-19, perkebunan besar dan penanaman paksa dilaksanakan di Jawa, akhirnya menghasilkan keuntungan bagi Belanda yang tidak dapat dihasilkan VOC. Pada masa pemerintahan kolonial yang lebih bebas setelah 1870, sistem ini dihapus. Setelah 1901 pihak Belanda memperkenalkan Kebijakan Beretika,[20] yang termasuk reformasi politik yang terbatas dan investasi yang lebih besar di Hindia-Belanda.
Pada masa Perang Dunia II, sewaktu Belanda dijajah oleh Jerman, Jepang menguasai Indonesia. Setelah mendapatkan Indonesia pada tahun 1942, Jepang melihat bahwa para pejuang Indonesia merupakan rekan perdagangan yang kooperatif dan bersedia mengerahkan prajurit bila diperlukan. Soekarno, Mohammad Hatta, KH. Mas Mansur, dan Ki Hajar Dewantara diberikan penghargaan oleh Kaisar Jepang pada tahun 1943.
Pada Maret 1945 Jepang membentuk sebuah komite untuk kemerdekaan Indonesia. Setelah perang Pasifik berakhir pada tahun 1945, di bawah tekanan organisasi pemuda, Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Setelah kemerdekaan, tiga pendiri bangsa yakni Soekarno, Mohammad Hatta, dan Sutan Sjahrir masing-masing menjabat sebagai presiden, wakil presiden, dan perdana menteri. Dalam usaha untuk menguasai kembali Indonesia, Belanda mengirimkan pasukan mereka.
Usaha-usaha berdarah untuk meredam pergerakan kemerdekaan ini kemudian dikenal oleh orang Belanda sebagai 'aksi kepolisian' (Politionele Actie), atau dikenal oleh orang Indonesia sebagai Agresi Militer.[21] Belanda akhirnya menerima hak Indonesia untuk merdeka pada 27 Desember 1949 sebagai negara federal yang disebut Republik Indonesia Serikat setelah mendapat tekanan yang kuat dari kalangan internasional, terutama Amerika Serikat. Mosi Integral Natsir pada tanggal 17 Agustus 1950, menyerukan kembalinya negara kesatuan Republik Indonesia dan membubarkan Republik Indonesia Serikat. Soekarno kembali menjadi presiden dengan Mohammad Hatta sebagai wakil presiden dan Mohammad Natsir sebagai perdana menteri.
Pada tahun 1950-an dan 1960-an, pemerintahan Soekarno mulai mengikuti sekaligus merintis gerakan non-blok pada awalnya, kemudian menjadi lebih dekat dengan blok sosialis, misalnya Republik Rakyat Cina dan Yugoslavia. Tahun 1960-an menjadi saksi terjadinya konfrontasi militer terhadap negara tetangga, Malaysia ("Konfrontasi"),[22] dan ketidakpuasan terhadap kesulitan ekonomi yang semakin besar. Selanjutnya pada tahun 1965 meletus kejadian G30S yang menyebabkan kematian 6 orang jenderal dan sejumlah perwira menengah lainnya. Muncul kekuatan baru yang menyebut dirinya Orde Baru yang segera menuduh Partai Komunis Indonesia sebagai otak di belakang kejadian ini dan bermaksud menggulingkan pemerintahan yang sah serta mengganti ideologi nasional menjadi berdasarkan paham sosialis-komunis. Tuduhan ini sekaligus dijadikan alasan untuk menggantikan pemerintahan lama di bawah Presiden Soekarno.

Hatta, Sukarno, dan Sjahrir, tiga pendiri Indonesia
Jenderal Soeharto menjadi presiden pada tahun 1967 dengan alasan untuk mengamankan negara dari ancaman komunisme. Sementara itu kondisi fisik Soekarno sendiri semakin melemah. Setelah Soeharto berkuasa, ratusan ribu warga Indonesia yang dicurigai terlibat pihak komunis dibunuh, sementara masih banyak lagi warga Indonesia yang sedang berada di luar negeri, tidak berani kembali ke tanah air, dan akhirnya dicabut kewarganegaraannya. Tiga puluh dua tahun masa kekuasaan Soeharto dinamakan Orde Baru, sementara masa pemerintahan Soekarno disebut Orde Lama.
Soeharto menerapkan ekonomi neoliberal dan berhasil mendatangkan investasi luar negeri yang besar untuk masuk ke Indonesia dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar, meski tidak merata. Pada awal rezim Orde Baru kebijakan ekomomi Indonesia disusun oleh sekelompok ekonom lulusan Departemen Ekonomi Universitas California, Berkeley, yang dipanggil "Mafia Berkeley".[23] Namun, Soeharto menambah kekayaannya dan keluarganya melalui praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang meluas dan dia akhirnya dipaksa turun dari jabatannya setelah aksi demonstrasi besar-besaran dan kondisi ekonomi negara yang memburuk pada tahun 1998.
Dari 1998 hingga 2001, Indonesia mempunyai tiga presiden: Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Abdurrahman Wahid dan Megawati Sukarnoputri. Pada tahun 2004 pemilu satu hari terbesar di dunia[24] diadakan dan dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono.
Indonesia kini sedang mengalami masalah-masalah ekonomi, politik dan pertikaian bernuansa agama di dalam negeri, dan beberapa daerah berusaha untuk mendapatkan kemerdekaan, terutama Papua. Timor Timur akhirnya resmi memisahkan diri pada tahun 1999 setelah 24 tahun bersatu dengan Indonesia dan 3 tahun di bawah administrasi PBB menjadi negara Timor Leste.
Pada Desember 2004 dan Maret 2005, Aceh dan Nias dilanda dua gempa bumi besar yang totalnya menewaskan ratusan ribu jiwa. (Lihat Gempa bumi Samudra Hindia 2004 dan Gempa bumi Sumatra Maret 2005.) Kejadian ini disusul oleh gempa bumi di Yogyakarta dan tsunami yang menghantam Pantai Pangandaran dan sekitarnya, serta banjir lumpur di Sidoarjo pada 2006 yang tidak kunjung terpecahkan.

Politik dan pemerintahan


Gedung MPR-DPR.

Istana Negara, bagian dari Istana Kepresidenan Jakarta.
Indonesia menjalankan pemerintahan republik presidensial multipartai yang demokratis. Seperti juga di negara-negara demokrasi lainnya, sistem politik di Indonesia didasarkan pada Trias Politika yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Kekuasaan legislatif dipegang oleh sebuah lembaga bernama Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
MPR pernah menjadi lembaga tertinggi negara unikameral, namun setelah amandemen ke-4 MPR bukanlah lembaga tertinggi lagi, dan komposisi keanggotaannya juga berubah. MPR setelah amandemen UUD 1945, yaitu sejak 2004 menjelma menjadi lembaga bikameral yang terdiri dari 560 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang merupakan wakil rakyat melalui Partai Politik, ditambah dengan 132 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang merupakan wakil provinsi dari jalur independen.[25] Anggota DPR dan DPD dipilih melalui pemilu dan dilantik untuk masa jabatan lima tahun. Sebelumnya, anggota MPR adalah seluruh anggota DPR ditambah utusan golongan dan TNI/Polri. MPR saat ini diketuai oleh Taufiq Kiemas. DPR saat ini diketuai oleh Marzuki Alie, sedangkan DPD saat ini diketuai oleh Irman Gusman.
Lembaga eksekutif berpusat pada presiden, wakil presiden, dan kabinet. Kabinet di Indonesia adalah Kabinet Presidensial sehingga para menteri bertanggung jawab kepada presiden dan tidak mewakili partai politik yang ada di parlemen. Meskipun demikian, Presiden saat ini yakni Susilo Bambang Yudhoyono yang diusung oleh Partai Demokrat juga menunjuk sejumlah pemimpin Partai Politik untuk duduk di kabinetnya. Tujuannya untuk menjaga stabilitas pemerintahan mengingat kuatnya posisi lembaga legislatif di Indonesia. Namun pos-pos penting dan strategis umumnya diisi oleh menteri tanpa portofolio partai (berasal dari seseorang yang dianggap ahli dalam bidangnya).
Lembaga Yudikatif sejak masa reformasi dan adanya amandemen UUD 1945 dijalankan oleh Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Konstitusi, termasuk pengaturan administrasi para hakim. Meskipun demikian keberadaan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tetap dipertahankan.

Pembagian administratif

Indonesia saat ini terdiri dari 33 provinsi, lima di antaranya memiliki status yang berbeda. Provinsi dibagi menjadi 399 kabupaten dan 98 kota yang dibagi lagi menjadi kecamatan dan lagi menjadi kelurahan, desa, gampong, kampung, nagari, pekon, atau istilah lain yang diakomodasi oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Tiap provinsi memiliki DPRD Provinsi dan gubernur; sementara kabupaten memiliki DPRD Kabupaten dan bupati; kemudian kota memiliki DPRD Kota dan walikota; semuanya dipilih langsung oleh rakyat melalui Pemilu dan Pilkada. Bagaimanapun di Jakarta tidak terdapat DPR Kabupaten atau Kota, karena Kabupaten Administrasi dan Kota Administrasi di Jakarta bukanlah daerah otonom.
Provinsi Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Papua Barat, dan Papua memiliki hak istimewa legislatur yang lebih besar dan tingkat otonomi yang lebih tinggi dibandingkan provinsi lainnya. Contohnya, Aceh berhak membentuk sistem legal sendiri; pada tahun 2003, Aceh mulai menetapkan hukum Syariah.[26] Yogyakarta mendapatkan status Daerah Istimewa sebagai pengakuan terhadap peran penting Yogyakarta dalam mendukung Indonesia selama Revolusi.[27] Provinsi Papua, sebelumnya disebut Irian Jaya, mendapat status otonomi khusus tahun 2001.[28] DKI Jakarta, adalah daerah khusus ibukota negara. Timor Portugis digabungkan ke dalam wilayah Indonesia dan menjadi provinsi Timor Timur pada 1979–1999, yang kemudian memisahkan diri melalui referendum menjadi Negara Timor Leste.[29]
Provinsi di Indonesia dan ibukotanya
Sumatera
Jawa
Kepulauan Sunda Kecil
Kalimantan
Sulawesi
Kepulauan Maluku
Papua bagian barat

Geografi


Peta garis kepulauan Indonesia, Deposit oleh Republik Indonesia pada daftar titik-titik koordinat geografis berdasarkan pasal 47, ayat 9, dari Konvensi PBB tentang Hukum Laut [30][31]
Indonesia adalah negara kepulauan di Asia Tenggara[32] yang memiliki 17.504 pulau besar dan kecil, sekitar 6.000 di antaranya tidak berpenghuni[33], yang menyebar disekitar khatulistiwa, yang memberikan cuaca tropis. Posisi Indonesia terletak pada koordinat 6°LU - 11°08'LS dan dari 95°'BB - 141°45'BT serta terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia/Oseania.
Wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mil di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 km² dan luas perairannya 3.257.483 km². Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, dimana setengah populasi Indonesia bermukim. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa dengan luas 132.107 km², Sumatera dengan luas 473.606 km², Kalimantan dengan luas 539.460 km², Sulawesi dengan luas 189.216 km², dan Papua dengan luas 421.981 km². Batas wilayah Indonesia diukur dari kepulauan dengan menggunakan territorial laut: 12 mil laut serta zona ekonomi eksklusif: 200 mil laut,[34] searah penjuru mata angin, yaitu:
Utara Negara Malaysia dengan perbatasan sepanjang 1.782 km[33], Singapura, Filipina, dan Laut Cina Selatan
Selatan Negara Australia, Timor Leste, dan Samudra Indonesia
Barat Samudra Indonesia
Timur Negara Papua Nugini dengan perbatasan sepanjang 820 km[33], Timor Leste, dan Samudra Pasifik

Sumber daya alam

Sumber daya alam Indonesia berupa minyak bumi, timah, gas alam, nikel, kayu, bauksit, tanah subur, batu bara, emas, dan perak dengan pembagian lahan terdiri dari tanah pertanian sebesar 10%, perkebunan sebesar 7%, padang rumput sebesar 7%, hutan dan daerah berhutan sebesar 62%, dan lainnya sebesar 14% dengan lahan irigasi seluas 45.970 km[35]

Pendidikan

Sesuai dengan konstitusi yang berlaku, yaitu berdasarkan UUD 1945 pasal 31 ayat 4 dan Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, bahwa pemerintah Indonesia baik pusat maupun daerah mesti mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar 20% dari APBN dan APBD diluar gaji pendidik dan biaya kedinasan. Namun pada tahun 2007 alokasi yang disediakan tersebut baru sekitar 17.2 %, jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara Malaysia, Thailand dan Filipina yang telah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan lebih dari 28 %[36].

Ekonomi


Peta yang menunjukkan Produk Domestik Regional Bruto per kapita provinsi-provinsi Indonesia pada tahun 2008 atas harga berlaku. PDRB per kapita provinsi Kalimantan Timur mencapai Rp.100 juta manakala PDRB per kapita Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur kurang dari Rp.5 juta.
██ Lebih dari Rp.100 juta ██ Rp.50 juta ++ - Rp.100 juta ██ Rp.40 juta ++ - Rp.50 juta ██ Rp.30 juta ++ - Rp.40 juta ██ Rp.20 juta ++ - Rp.30 juta ██ Rp.10 juta ++ - Rp.20 juta ██ Rp.5 juta ++ - Rp.10 juta ██ Kurang dari Rp.5 juta
Sistem ekonomi Indonesia awalnya didukung dengan diluncurkannya Oeang Repoeblik Indonesia (ORI) yang menjadi mata uang pertama Republik Indonesia, yang selanjutnya berganti menjadi Rupiah.
Pada masa pemerintahan Orde Lama, Indonesia tidak seutuhnya mengadaptasi sistem ekonomi kapitalis, namun juga memadukannya dengan nasionalisme ekonomi. Pemerintah yang belum berpengalaman, masih ikut campur tangan ke dalam beberapa kegiatan produksi yang berpengaruh bagi masyarakat banyak. Hal tersebut, ditambah pula kemelut politik, mengakibatkan terjadinya ketidakstabilan pada ekonomi negara.[37]
Pemerintahaan Orde Baru segera menerapkan disiplin ekonomi yang bertujuan menekan inflasi, menstabilkan mata uang, penjadualan ulang hutang luar negeri, dan berusaha menarik bantuan dan investasi asing.[37] Pada era tahun 1970-an harga minyak bumi yang meningkat menyebabkan melonjaknya nilai ekspor, dan memicu tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata yang tinggi sebesar 7% antara tahun 1968 sampai 1981.[37] Reformasi ekonomi lebih lanjut menjelang akhir tahun 1980-an, antara lain berupa deregulasi sektor keuangan dan pelemahan nilai rupiah yang terkendali,[37] selanjutnya mengalirkan investasi asing ke Indonesia khususnya pada industri-industri berorientasi ekspor pada antara tahun 1989 sampai 1997[38] Ekonomi Indonesia mengalami kemunduran pada akhir tahun 1990-an akibat krisis ekonomi yang melanda sebagian besar Asia pada saat itu,[39] yang disertai pula berakhirnya masa Orde Baru dengan pengunduran diri Presiden Soeharto tanggal 21 Mei 1998.
Saat ini ekonomi Indonesia telah cukup stabil. Pertumbuhan PDB Indonesia tahun 2004 dan 2005 melebihi 5% dan diperkirakan akan terus berlanjut.[40] Namun demikian, dampak pertumbuhan itu belum cukup besar dalam mempengaruhi tingkat pengangguran, yaitu sebesar 9,75%.[41][42] Perkiraan tahun 2006, sebanyak 17,8% masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan, dan terdapat 49,0% masyarakat yang hidup dengan penghasilan kurang dari AS$ 2 per hari.[43]

Uang rupiah

Gedung pusat Bank Indonesia.
Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar di luar Jawa, termasuk minyak mentah, gas alam, timah, tembaga, dan emas. Indonesia pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia, meski akhir-akhir ini ia telah mulai menjadi pengimpor bersih minyak mentah. Hasil pertanian yang utama termasuk beras, teh, kopi, rempah-rempah, dan karet.[44] Sektor jasa adalah penyumbang terbesar PDB, yang mencapai 45,3% untuk PDB 2005. Sedangkan sektor industri menyumbang 40,7%, dan sektor pertanian menyumbang 14,0%.[45] Meskipun demikian, sektor pertanian mempekerjakan lebih banyak orang daripada sektor-sektor lainnya, yaitu 44,3% dari 95 juta orang tenaga kerja. Sektor jasa mempekerjakan 36,9%, dan sisanya sektor industri sebesar 18,8%.[46]
Rekan perdagangan terbesar Indonesia adalah Jepang, Amerika Serikat, dan negara-negara jirannya yaitu Malaysia, Singapura dan Australia.
Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang kemiskinan yang sebagian besar disebabkan oleh korupsi yang merajalela dalam pemerintahan. Lembaga Transparency International menempatkan Indonesia sebagai peringkat ke-143 dari 180 negara dalam Indeks Persepsi Korupsi, yang dikeluarkannya pada tahun 2007.[47]

Peringkat internasional

Organisasi Nama Survey Peringkat
Heritage Foundation/The Wall Street Journal Indeks Kebebasan Ekonomi 110 dari 157[48]
The Economist Indeks Kualitas Hidup 71 dari 111[49]
Reporters Without Borders Indeks Kebebasan Pers 103 dari 168[50]
Transparency International Indeks Persepsi Korupsi 143 dari 179[51]
United Nations Development Programme Indeks Pembangunan Manusia 108 dari 177[52]
Forum Ekonomi Dunia Laporan Daya Saing Global 51 dari 122[53]

Demografi

Menurut sensus penduduk 2000, Indonesia memiliki populasi sekitar 206 juta,[54] dan diperkirakan pada tahun 2006 berpenduduk 222 juta.[6] 130 juta (lebih dari 50%) tinggal di Pulau Jawa yang merupakan pulau berpenduduk terbanyak sekaligus pulau dimana ibukota Jakarta berada.[55] Sebagian besar (95%) penduduk Indonesia adalah Bangsa Austronesia, dan terdapat juga kelompok-kelompok suku Melanesia, Polinesia, dan Mikronesia terutama di Indonesia bagian Timur. Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih spesifik, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnya Jawa, Sunda, Madura, Batak, dan Minangkabau.
Selain itu juga ada penduduk pendatang yang jumlahnya minoritas diantaranya adalah etnis Tionghoa, India, dan Arab. Mereka sudah lama datang ke Nusantara melalui perdagangan sejak abad ke 8 M dan menetap menjadi bagian dari Nusantara. Di Indonesia terdapat sekitar 4 juta populasi etnis Tionghoa.[56] Angka ini berbeda-beda karena hanya pada tahun 1930 dan 2000 pemerintah melakukan sensus dengan menggolong-golongkan masyarakat Indonesia ke dalam suku bangsa dan keturunannya.
Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85,2% penduduk Indonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia.[44] Sisanya beragama Protestan (8,9%), Katolik (3%), Hindu (1,8%), Buddha (0,8%), dan lain-lain (0,3%). Selain agama-agama tersebut, pemerintah Indonesia juga secara resmi mengakui Konghucu.[57]
Kebanyakan penduduk Indonesia bertutur dalam bahasa daerah sebagai bahasa ibu, namun bahasa resmi negara, yaitu bahasa Indonesia, diajarkan di seluruh sekolah-sekolah di negara ini dan dikuasai oleh hampir seluruh penduduk Indonesia.
 l  b  s 


Kota-kota besar di Indonesia

Kota Provinsi Populasi

Kota Provinsi Populasi
1 Jakarta DKI Jakarta 8.839.247 Indonesia
Indonesia
7 Semarang Jawa Tengah 1.352.869
2 Surabaya Jawa Timur 2.611.506 8 Depok Jawa Barat 1.339.263
3 Bandung Jawa Barat 2.288.570 9 Palembang Sumatera Selatan 1.323.169
4 Medan Sumatera Utara 2.029.797 10 Tangerang Selatan Banten 1.241.441
5 Bekasi Jawa Barat 1.940.308 11 Makassar Sulawesi Selatan 1.168.258
6 Tangerang Banten 1.451.595 12 Bogor Jawa Barat 891.467
Sumber: Situs CityPopulation.de

Kebudayaan

Pertunjukan


Wayang kulit warisan budaya Jawa.
Indonesia memiliki sekitar 300 kelompok etnis, tiap etnis memiliki warisan budaya yang berkembang selama berabad-abad, dipengaruhi oleh kebudayaan India, Arab, Cina, Eropa, dan termasuk kebudayaan sendiri yaitu Melayu. Contohnya tarian Jawa dan Bali tradisional memiliki aspek budaya dan mitologi Hindu, seperti wayang kulit yang menampilkan kisah-kisah tentang kejadian mitologis Hindu Ramayana dan Baratayuda. Banyak juga seni tari yang berisikan nilai-nilai Islam. Beberapa di antaranya dapat ditemukan di daerah Sumatera seperti tari Ratéb Meuseukat dan tari Seudati dari Aceh.
Seni pantun, gurindam, dan sebagainya dari pelbagai daerah seperti pantun Melayu, dan pantun-pantun lainnya acapkali dipergunakan dalam acara-acara tertentu yaitu perhelatan, pentas seni, dan lain-lain.

Busana


Seorang gadis Palembang tengah mengenakan Songket, salah satu busana tradisional Indonesia.
Di bidang busana warisan budaya yang terkenal di seluruh dunia adalah kerajinan batik. Beberapa daerah yang terkenal akan industri batik meliputi Yogyakarta, Surakarta, Cirebon, Pandeglang, Garut, Tasikmalaya dan juga Pekalongan. Kerajinan batik ini pun diklaim oleh negara lain dengan industri batiknya.[58] Busana asli Indonesia dari Sabang sampai Merauke lainnya dapat dikenali dari ciri-cirinya yang dikenakan di setiap daerah antara lain baju kurung dengan songketnya dari Sumatera Barat (Minangkabau), kain ulos dari Sumatra Utara (Batak), busana kebaya, busana khas Dayak di Kalimantan, baju bodo dari Sulawesi Selatan, busana berkoteka dari Papua dan sebagainya.

Arsitektur


Lukisan Candi Prambanan yang berasal dari masa pemerintahan Raffles.
Arsitektur Indonesia mencerminkan keanekaragaman budaya, sejarah, dan geografi yang membentuk Indonesia seutuhnya. Kaum penyerang, penjajah, penyebar agama, pedagang, dan saudagar membawa perubahan budaya dengan memberi dampak pada gaya dan teknik bangunan. Tradisionalnya, pengaruh arsitektur asing yang paling kuat adalah dari India. Tetapi, Cina, Arab, dan sejak abad ke-19 pengaruh Eropa menjadi cukup dominan.
Ciri khas arsitektur Indonesia kuno masih dapat dilihat melalui rumah-rumah adat dan/atau istana-istana kerajaan dari tiap-tiap provinsi. Taman Mini Indonesia Indah, salah satu objek wisata di Jakarta yang menjadi miniatur Indonesia, menampilkan keanekaragaman arsitektur Indonesia itu. Beberapa bangunan khas Indonesia misalnya Rumah Gadang, Monumen Nasional, dan Bangunan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan di Institut Teknologi Bandung.

Olahraga

Olahraga yang paling populer di Indonesia adalah bulu tangkis dan sepak bola; Liga Super Indonesia adalah liga klub sepak bola utama di Indonesia. Olahraga tradisional termasuk sepak takraw dan karapan sapi di Madura. Di wilayah dengan sejarah perang antar suku, kontes pertarungan diadakan, seperti caci di Flores, dan pasola di Sumba. Pencak silat adalah seni bela diri yang unik yang berasal dari wilayah Indonesia. Seni bela diri ini kadang-kadang ditampilkan pada acara-acara pertunjukkan yang biasanya diikuti dengan musik tradisional Indonesia berupa gamelan dan seni musik tradisional lainnya sesuai dengan daerah asalnya. Olahraga di Indonesia biasanya berorientasi pada pria dan olahraga spektator sering berhubungan dengan judi yang ilegal di Indonesia.[59]
Di ajang kompetisi multi cabang, prestasi atlet-atlet Indonesia tidak terlalu mengesankan. Di Olimpiade, prestasi terbaik Indonesia diraih pada saat Olimpiade 1992, dimana Indonesia menduduki peringkat 24 dengan meraih 2 emas 2 perak dan 1 perunggu. Pada era 1960 hingga 2000, Indonesia merajai bulu tangkis. Atlet-atlet putra Indonesia seperti Rudi Hartono, Liem Swie King, Icuk Sugiarto, Alan Budikusuma, Ricky Subagja, dan Rexy Mainaky merajai kejuaraan-kejuaraan dunia. Rudi Hartono yang dianggap sebagai maestro bulu tangkis dunia, menjadi juara All England terbanyak sepanjang sejarah. Selain bulu tangkis, atlet-atlet tinju Indonesia juga mampu meraih gelar juara dunia, seperti Elyas Pical, Nico Thomas[60], dan Chris John.[61]

Seni musik

Seni musik di Indonesia, baik tradisional maupun modern sangat banyak terbentang dari Sabang hingga Merauke. Setiap provinsi di Indonesia memiliki musik tradisional dengan ciri khasnya tersendiri. Musik tradisional termasuk juga keroncong yang berasal dari keturunan Portugis di daerah Tugu, Jakarta,[62] yang dikenal oleh semua rakyat Indonesia bahkan hingga ke mancanegara. Ada juga musik yang merakyat di Indonesia yang dikenal dengan nama dangdut yaitu musik beraliran Melayu modern yang dipengaruhi oleh musik India sehingga musik dangdut ini sangat berbeda dengan musik tradisional Melayu yang sebenarnya, seperti musik Melayu Deli, Melayu Riau, dan sebagainya.
Alat musik tradisional yang merupakan alat musik khas Indonesia memiliki banyak ragam dari pelbagai daerah di Indonesia, namun banyak pula dari alat musik tradisional Indonesia 'dicuri' oleh negara lain[63] untuk kepentingan penambahan budaya dan seni musiknya sendiri dengan mematenkan hak cipta seni budaya dari Indonesia. Alat musik tradisional Indonesia antara lain meliputi:
  • Gondang Batak
  • Gong Kemada
  • Gong Lambus
  • Jidor
  • Kecapi Suling
  • Kulcapi Batak
  • Kendang Jawa
  • Serunai
  • Seurune Kale
  • Suling Lembang
  • Sulim Batak
  • Suling Sunda
  • Talempong
  • Tanggetong
  • Tifa, dan sebagainya

Boga


Beberapa makanan Indonesia: soto ayam, sate kerang, telor pindang, perkedel dan es teh manis.
Masakan Indonesia bervariasi bergantung pada wilayahnya.[64] Nasi adalah makanan pokok dan dihidangkan dengan lauk daging dan sayur. Bumbu (terutama cabai), santan, ikan, dan ayam adalah bahan yang penting.[65]
Sepanjang sejarah, Indonesia telah menjadi tempat perdagangan antara dua benua. Ini menyebabkan terbawanya banyak bumbu, bahan makanan dan teknik memasak dari bangsa Melayu sendiri, India, Timur tengah, Tionghoa, dan Eropa. Semua ini bercampur dengan ciri khas makanan Indonesia tradisional, menghasilkan banyak keanekaragaman yang tidak ditemukan di daerah lain. Bahkan bangsa Spanyol dan Portugis, telah mendahului bangsa Belanda dengan membawa banyak produk dari dunia baru ke Indonesia.
Penganan kecil semisal kue-kue banyak dijual di pasar tradisional. Kue-kue tersebut biasanya berbahan dasar beras, ketan, ubi kayu, ubi jalar, terigu, atau sagu. Nasi rames yang berisi nasi beserta lauk atau sayur pilihan dijual di tempat-tempat umum, seperti stasiun kereta api, pasar, dan terminal bus. Di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya dikenal nasi kucing sebagai nasi rames yang berukuran sangat minimalis dengan harga murah, nasi kucing sering dijual di atas angkringan, sejenis warung kaki lima.
Terdapat pula aneka makanan yang dijual oleh para pedagang keliling menggunakan gerobak atau tanggungan. Pedagang keliling ini menyajikan mie ayam, mi bakso, soto, siomay, roti burger, nasi goreng, nasi uduk, dan lain-lain.

Perfilman


Poster film Tjoet Nja' Dhien (1988), film tentang pahlawan nasional Indonesia asal Aceh.
Film pertama yang dibuat pertama kalinya di Indonesia adalah film bisu tahun 1926 yang berjudul Loetoeng Kasaroeng dan dibuat oleh sutradara Belanda G. Kruger dan L. Heuveldorp. Film ini dibuat dengan aktor lokal oleh Perusahaan Film Jawa NV di Bandung dan muncul pertama kalinya pada tanggal 31 Desember, 1926 di teater Elite and Majestic, Bandung. Setelah itu, lebih dari 2.200 film diproduksi. Di masa awal kemerdekaan, sineas-sineas Indonesia belum banyak bermunculan. Diantara sineas yang ada, Usmar Ismail merupakan salah satu sutradara paling produktif, dengan film pertamanya Harta Karun (1949). Dekade 1970 hingga 2000-an, Arizal muncul sebagai sutradara film paling produktif. Tak kurang dari 52 buah film dan 8 judul sinetron dengan 1.196 episode telah dihasilkannya.
Popularitas industri film Indonesia memuncak pada tahun 1980-an dan mendominasi bioskop di Indonesia,[66] meskipun kepopulerannya berkurang pada awal tahun 1990-an. Antara tahun 2000 hingga 2005, jumlah film Indonesia yang dirilis setiap tahun meningkat.[66] Film Laskar Pelangi (2008) yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata menjadi film dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perfilman Indonesia saat ini.

Kesusastraan

Bukti tulisan tertua di Indonesia adalah berbagai prasasti berbahasa Sanskerta pada abad ke-5 Masehi. Figur penting dalam sastra modern Indonesia termasuk: pengarang Belanda Multatuli yang mengkritik perlakuan Belanda terhadap Indonesia selama zaman penjajahan Belanda; Muhammad Yamin dan Hamka yang merupakan penulis dan politikus pra-kemerdekaan;[67] dan Pramoedya Ananta Toer, pembuat novel Indonesia yang paling terkenal.[68] Selain novel, sastra tulis Indonesia juga berupa puisi, pantun, dan sajak. Chairil Anwar merupakan penulis puisi Indonesia yang paling ternama. Banyak orang Indonesia memiliki tradisi lisan yang kuat, yang membantu mendefinisikan dan memelihara identitas budaya mereka.[69] Kebebasan pers di Indonesia meningkat setelah berakhirnya kekuasaan Presiden Soeharto. Stasiun televisi termasuk sepuluh stasiun televisi swasta nasional, dan jaringan daerah yang bersaing dengan stasiun televisi negeri TVRI. Stasiun radio swasta menyiarkan berita mereka dan program penyiaran asing. Dilaporkan terdapat 20 juta pengguna internet di Indonesia pada tahun 2007.[70] Penggunaan internet terbatas pada minoritas populasi, diperkirakan sekitar 8.5%.

Lingkungan hidup


Kasuari, salah satu burung khas dari Pulau Papua.
Wilayah Indonesia memiliki keanekaragaman makhluk hidup yang tinggi sehingga oleh beberapa pihak wilayah ekologi Indonesia disebut dengan istilah "Mega biodiversity" atau "keanekaragaman mahluk hidup yang tinggi"[71][72] umumnya dikenal sebagai Indomalaya atau Malesia bedasarkan penelitian bahwa 10 persen tumbuhan, 12 persen mamalia, 16 persen reptil, 17 persen burung, 25 persen ikan yang ada di dunia hidup di Indonesia, padahal luas Indonesia hanya 1,3 % dari luas Bumi. Kekayaan makhluk hidup Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah Brasil dan Republik Demokratik Kongo. [73]

Komodo, hewan reptil langka khas dari Nusa Tenggara
Meskipun demikian, Guinness World Records pada 2008 pernah mencatat rekor Indonesia sebagai negara yang paling kencang laju kerusakan hutannya di dunia. Setiap tahun Indonesia kehilangan hutan seluas 1,8 juta hektar. Kerusakan yang terjadi di daerah hulu (hutan) juga turut merusak kawasan di daerah hilir (pesisir).[74] Menurut catatan Down The Earth, proyek Asian Development Bank (ADB) di sektor kelautan Indonesia telah memicu terjadinya alih fungsi secara besar-besaran hutan bakau menjadi kawasan pertambakan. Padahal hutan bakau, selain berfungsi melindungi pantai dari abrasi, merupakan habitat yang baik bagi berbagai jenis ikan. Kehancuran hutan bakau tersebut mengakibatkan nelayan harus mencari ikan dengan jarak semakin jauh dan menambah biaya operasional mereka dalam mencari ikan. Selain itu, hancurnya hutan bakau juga mengakibatkan semakin rentannya kawasan pesisir Indonesia terhadap terjangan air pasang laut dan banjir, terlebih di musim hujan.[75]

Rabu, 25 Agustus 2010

Puasa Ramadhan dan Faedahnya

YuuuKKk PppUUUuaaAassssSaaAA......!!!!

حِلَّ لَكُمْلَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَآئِكُمْ
هُنَّ لِبَاسٌلَّكُمْوَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ عَلِمَ اللّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ
تَخْتانُونَأَنفُسَكُمْ فَتَابَعَلَيْكُمْوَعَفَا عَنكُمْ فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّوَابْتَغُواْ
مَا كَتَبَ اللّهُ لَكُمْ وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّىيَتَبَيَّنَلَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُمِنَ الْخَيْطِ
الأَسْوَدِمِنَ الْفَجْرِثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّليْلِ وَلاَتُبَاشِرُوهُنَّوَأَنتُمْ عَاكِفُونَ
فِيالْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُاللّهِ فَلاَتَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِلَعَلَّهُمْيَتَّقُونَ.
2/187. Dihalalkan bagimu pada malam puasa itu bercampur pada istrimu. Mereka pakaian bagimu dan kamu pakaian bagi mereka. ALLAH mengetahui bahwa kamu mengkhianati dirimu lalu DIA memberi tobat atasmu dan memaafkan kamu, maka kini gembirakanlah mereka dan carilah (kehamilan) yang ALLAH wajibkan atasmu. Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam waktu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam, dan jangan gembirakan mereka, dan kamu berukuf dalam Masjid-masjid. Itulah batas-batas hukum ALLAH, janganlah mendekatinya. Demikian ALLAH menerangkan Ayat-ayat-NYA bagi manusia semoga mereka menginsafi.


Ketentuan ALLAH mengenai wajib berpuasa pada siang hari Ramadhan telah kita bicarakan, begitupun wajib berpuasa selaku tebusan, hukuman, atau syarat bagi seseorang atas keadaan tertentu. Namun kewajiban itu adalah ibadah yang mengandung kebaikan bagi manusia secara biologis, psikologis, dan sosial, maka siapa yang melakukannya dengan sukarela berbentuk puasa sunnah di waktu senggang di luar yang diwajibkan tadi akan lebih baik baginya.


Suatu hal yang biasanya kurang mendapat perhatian dalam masyarakat ialah bahwa mereka, yang dalam bulan Ramadhan kebetulan sakit atau atas beban, berkewajiban mengganti puasa sebanyak yang tidak dilakukan dalam bulan itu pada hari-hari berikutnya. Golongan terbesar dalam hal ini ialah kaum perempuan yang pada umumnya menjalani masa haid setiap bulan begitu pula setiap Ramadhan. Hendaknya mereka ini langsung menggant ipuasa wajib yang ditinggalkan pada bulan Syawal yang biasanya dikenal dengan Puasa Enam hari.

Jadi Puasa Enam itu bukanlah puasa wajib tambahan tetapi pengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan, terutama oleh perempuan haid, yang seharusnya tidak ditunda terlalu lama hingga mudah terlupakan karena dipengaruhi situasi hidup dan alam lingkungan. Memenuhi kewajiban berpuasa apalagi disertai kesadaran dan ditambah dengan puasa sunnah memang sangat berfaedah yang antara lain secara ringkas dapat disebutkan sebagai berikut:

1. Dalam Bidang Jasmani:

a. Dengan berpuasa, orang dapat mengatur, menjaga, danmerencanakan kesehatan tubuh sepanjang tahun, begitupun mencegah timbulnya berbagai penyakit yang bersumber dari makanan dan perut.Tentang ini Islam menganjurkan agar makanan hanyalah terdiri dari yang halal dan baik.

b. Dengan berpuasa, orang diajar bahkan mendidik diri untuk memakan dan meminum sajian seperlunya, tidak melahapnya sekenyang perut. Tentang ini Islam memperingatkan agar orang tidak rakus dan tamak, sementara Nabi memberikan contoh dengan makan sesudah lapar dan berhenti sebelum kenyang.

c. Dengan berpuasa, orang dipimpin membentuk keluarga sehat bahagia yang dipupuk dan dibesarkan menurut disiplin Sempurna dengan makan minum barang-barang halal dan baik. Tentang ini Alquran menyatakan orang beriman pasti lebih tinggi.


2. Dalam Bidang Pengetahuan:

d. Dengan berpuasa, orang dianjurkan ukuf di Masjid sembari memikirkan kebesaran ALLAH dengan memperhatikan kesempurnaan hukum yang terkandung dalam Alquran dan membandingkan dengan kejadian yang berlaku dalam kehidupan dan susunan semesta raya. Tentang ini ALLAH membuktikan Esa-NYA dan Kuasa-NYA.

e. Dengan berpuasa, orang diajar untuk mengetahui orbit dan rotasi Bumi dengan mana terwujud pergantian musim, siang malam, dan pembahagian waktu. Bahwa gerak semua benda angkasa begitupun massa dan gravitasinya adalah tersendiri masing-masingnya menurut ketentuan ALLAH. Tentang ini Alquran memperlihatkan kekeliruan teori yang disusun manusia.

f. Dengan berpuasa, orang dididik mencintai Alquran selaku Kitab Suci terakhir dalam Tatasurya ini serta diberi kesempatan agar lebih tekun menganalisa masing-masing Ayatnya yang semuanya logis tanpa kontradiksi bahkan memberikan pengetahuan baru yang selama ini belum disadari manusia. Tentang ini Alquran menyatakan kelengkapan isinya untuk peningkatan ilmu.

3. Dalam Bidang Rohani:

g. Dengan berpuasa, orang dididik menguasai diri agar sanggup menahan berbagai kehendak hati yang umumnya selalu Menuntut kepuasan duniawi tak pernah terpenuhi. Tentang ini ALLAH menyatakan bahwa semua yang ada di dunia kini hanyalah kelengkapan di mana terdapat ujian baik dan ujian buruk.

h. Dengan berpuasa, orang dibimbing kepada hidup praktis dan mempergunakan alam materi untuk kebutuhan yang diperlukan tanpa pemborosan bagi kesempurnaan hidup kini, terutama kehidupan abadi di Akhirat. Tentang ini Alquran menyatakan bahwa setiap diri bertanggungjawab dan diberi pembalasan.

i. Dengan berpuasa, orang diajar hidup mengenal kelemahan diri, bahwa tiada daya tanpa nikmat dan rahmat ALLAH, bahwa diri ini adalah satu dari sekian juta milyar manusia yang juga pernah merasa lapar.Tentang ini ALLAH memperlihatkan KebesaranNYA memberi makan seluruh manusia serta ternak yang mereka miliki begitupun semua makhluk yang berketurunan.


4. Dalam Bidang Ekonomi:

j. Dengan berpuasa, orang dididik hidup hemat teratur, makan minum pada waktu tertentu dengan menu yang direncanakan. Akan kecewalah mereka yang melaksanakan puasa tanpa kesadaran hingga menyajikan sajian berlebihan daripada hari-hari lainnya. ALLAH tidak menyukai orang yang suka berlebihan makanan.

k. Dengan berpuasa, orang diajar merencanakan perbelanjaan hidup keluarga untuk satu tahun, karena selama 11 bulan dia dapat berusaha keras memenuhi kebutuhan tetapi mempergunakannya selama 12 bulan karena kebanyakan waktu siang pada bulan Ramadhan dia pakai bersama keluarga untuk ukuf dalam Masjid. Tentang ini ternyata ALLAH menganjurkan orang libur selama Ramadhan.

l. Dengan berpuasa, orang dapat memahami bahwa dia tidak memerlukan libur mingguan yang oleh masyarakat luar Islam dipakai untuk pesta pora dengan sifat mubazir dan mungkar, bahwa biasanya tradisi itu menimbulkan keonaran dan keruntuhan ekonomi. ALLAH memperingatkan bahwa libur mingguan adalah tradisi keliru dan merugikan manusia ramai.

5. Dalam Bidang Masyarakat:

m. Dengan berpuasa, orang dididik santun pemurah terhadap mereka yang kekurangan, bahwa dia dapat merasakan betapa sulit keadaan mereka yang tidak berpunya sementara hidup senantiasa menuntut kebutuhan dari waktu ke waktu, hari demi hari.Tentang ini Alquran menyatakan orang-orang beriman adalah bersaudara dan agar saling membantu.

n. Dengan berpuasa, orang akan menyadari bahwa kekayaan materi bukanlah untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kesempurnaan hidup masyarakat ramai di mana dia menjadi warga yang tidak mungkin berlepas diri. Tentang ini ALLAH menyatakan manusia adalah satu umat di mana harus berlaku kesatuan hukum.

o. Dengan berpuasa, orang akan mengadakan hubungan sesama manusia tanpa memandang perbedaan tingkat sosial, antara si lemah dan si kuat, antara si miskin dan si kaya. Hal ini terlaksana sewaktu di Masjid siang hari Ramadhan dan waktu senja hari hendak berbuka puasa. ALLAH memperingatkan orang mengadakan hubungan horizontal agar masyarakatnya tidak jadi hina dan melarat.


6. Dalam bidang agama

p. Dengan berpuasa, orang dididik memahami bahwa hidup ini hanyalah sementara, penuh ujian dan cobaan bahkan seringkali berlaku kutukan atas kaum kafir pelanggar hukum ALLAH. Bahwa hidup sebenarnya ialah di Akhirat nanti di mana yang pernah hidup akan dihidupkan kembali untuk selamanya. Hal ini dinyatakan oleh Ayat 6/38, dan 29/64.

q. Dengan berpuasa, orang dapat mempertebal iman dalam dadanya bahwa ALLAH selalu bersamanya, membimbingnya kepada peradaban tinggi, dan mengabulkan doanya atas usaha sepenuh hati. Apapun kebaikan yang dia perbuat pasti dibalas setimpal dan dengan tambahan. Hal ini dinyatakan oleh Ayat 2/186, 3/139, dan 50/16.

r. Bahwa dengan berpuasa, orang dituntun agar sempat melahirkan keturunan sehat sempurna, berbudi tinggi, mematuhi hukum yang diredhai ALLAH selaku generasi penerus yang mengabdi kepada Pencipta Esa Kuasa. Hal ini dapat dipelajari dari berbagai Ayat Suci terutama Ayat 2/187, 2/205, 2/223, 32/8, 25/73, dan 25/74.



Puasa wajib ialah selama siang hari Ramadhan yaitu bulan kesembilansetiap tahun Qamariah. Kewajiban ini berlaku bagi kaum lelaki dan perempuan, diketahui dari Firman ALLAH yang artinya sebagai berikut:

أَيَّاماً مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضاً أَ
وْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَوَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ
طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنتَطَوَّعَ خَيْراً فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن تَصُومُواْ خَيْرٌ لَّكُمْإِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
2/184. Pada hari-hari berbilang, maka siapa yang sakit dari kamu atau atas beban, hitungannya pada hari-hari berikutnya, dan atas orang-orang yang menguatkan diri padanya ialah fidyah makanan orang miskin. Siapa yang menyanggupi dengan baik maka dia baik baginya. Kamu berpuasa itu baik bagimu jika kamu mengetahui.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى
لِّلنَّاسِوَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ
فَلْيَصُمْهُوَمَن كَانَ مَرِيضاً أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ
وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
2/185. Bulan Ramadhan ialah diturunkan padanya Alquran, petunjuk bagi manusia dan keterangan tentang petunjuk serta garis pemisah. Siapa yang membuktikan dari kamu bulan itu (dengan ilmunya) hendaklah mempuasakannya.Dan siapa yang sakit atau atas beban, maka hitungannya pada hari-hari berikutnya. ALLAH menginginkan kemudahan padamu, tidak menginginkan kesulitan padamu, dan agar kamu menyempurnakan hitungan itu serta membesarkan ALLAH atas apa yang DIA tunjukkan padamu dan semoga kamu menghargai.

حِلَّ لَكُمْلَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَآئِكُمْ
هُنَّ لِبَاسٌلَّكُمْوَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ عَلِمَ اللّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ
تَخْتانُونَأَنفُسَكُمْ فَتَابَعَلَيْكُمْوَعَفَا عَنكُمْ فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّوَابْتَغُواْ
مَا كَتَبَ اللّهُ لَكُمْ وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّىيَتَبَيَّنَلَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُمِنَ الْخَيْطِ
الأَسْوَدِمِنَ الْفَجْرِثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّليْلِ وَلاَتُبَاشِرُوهُنَّوَأَنتُمْ عَاكِفُونَ
فِيالْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُاللّهِ فَلاَتَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِلَعَلَّهُمْيَتَّقُونَ
2/187. Dihalalkan bagimu pada malam puasa itu bercampur pada istrimu. Mereka pakaian bagimu dan kamupakaian bagi mereka. ALLAH mengetahaui bahwa kamu mengkhianati dirimu lalu DIA memberi tobat atasmu dan memaafkan kamu, maka kini gembirakanlah mereka dan carilah (kehamilan) yang ALLAH wajibkan atasmu. Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam waktu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam, dan jangan gembirakan mereka, dan kamu berukuf dalam Masjid-masjid. Itulah batas-batas hukum ALLAH, janganlah mendekatinya. Demikian ALLAH menerangkan Ayat-ayat-NYA bagi manusia semoga mereka menginsafi.

Rasanya pada ketiga Ayat Suci yang artinya dicantumkan di atas ini telah sempurna ketentuan wajib puasa bagi manusia dengan segala peraturan, tujuan, dan faedahnya. Namun semua itu membutuhkan analisa dengan pemikiran logis, di bawah ini kita sampaikan pokok-pokok seperlunya sesuai dengan kesadaran yang berlaku:

A. Alquran adalah Kitab Suci terakhir diturunkan ALLAH bagi tuntunan hidup seluruh manusia yang mendiami planet-planet dalam lingkungan Tatasurya ini. Dia diturunkan malam hari, dinyatakan pada Ayat 97/1, yaitu malam ketentuan waktu mana Bumi tepat berada di bawah transit planet Muntaha mengitari Surya. Ketika itu malekat turun bersama segala urusannya hingga pada Ayat44/3 dikatakan bahwa malam itu penuh barkah atau dibarkahi. Dalam sejarah tercatat bahwa malam Alquran diturunkan itu ialah pada bulan Ramadhan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Ayat 2/185. Tuntunan hidup yang terkandung dalam Kitab itu terbagi pada tiga pokok penting yaitu petunjuk, keterangan tentang petunjuk, dan garis pemisah.

Petunjuk ialah hukum dan sikap hidup yang harus berlaku di antara manusia di segala tingkat dan keadaannya, ketentuannya mudah dapat difahami dan dihayati oleh semua orang. Halini disebut dengan Ayat Mukhamat pada Ayat 3/7. Sementara keterangan tentang petunjuk disebut dengan Ayat Mutasyabihat yaitu ketentuan-ketentuan hukum tentang segala sesuatu yang baru dapat difahami melalui penganalisaan logis tentang mana sangat diperlukan pengetahuan luas dan perhatian penuh. Hal ini disebut juga dengan "pemikiran" yang dijelaskan bagi para ilmuawan.

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ.
15/9. Bahwa KAMI menurunkan pemikiran, dan KAMI adalah penjaga baginya.

تَنزِيلٌ مِّنَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
41/2. Turun dari ARRAHMAAN yang penyayang.

كِتَابٌ فُصِّلَتْ آيَاتُهُ قُرْآناً عَرَبِيّاً لِّقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
41/3. Kitab yang dijelaskan Ayat-ayatnya Alquran berbahasa Arab untuk kaum yang berilmu.


Jadi, Ayat-ayat Mutasyabihat yang banyak terdapat dalamm Alquran sengaja ditujukan bagi para ilmuwan, memang wajarnya demikian, dan mereka inilah, selaku orang-orang penting dan pemimpin masyarakat, kemudiannya menjelaskan kepada orang banyak segala sesuatu ilmiah yang dalam Ayat 2/185 disebut dengan "keterangan tentang petunjuk".

Alquran juga mengandung "garis pemisah." yang pada Ayat 44/4 dimaksudkan "di dalamnya dipisahkan setiap urusan bijaksana", bahwa dalam Alquran itu dapat diketahui mana yang baik dan buruk, begitupun mana yang berfaedah dan merusak untuk dihayati dalam kehidupan berkelanjutan yang berujung pada Hari pembalasan di Akhirat nanti.

Jelaslah bahwa Alquran berisikan tuntunan logis bagi manusia dalam kehidupan, walaupun di antara Ayatnya disebut Mutasyabihat yang dapat diketahui maksudnya oleh orang-orang berilmu, namun Ayat Mukhamat yang mudah dapat difahami juga menjuruskan orang kepada berfikir logis untuk beroleh keinsyafan. Karena itulah Alquran diturunkan pada bulan Ramadhan yang pada siang harinya orang diwajibkan puasa yang juga menjuruskan orang kepada keinsyafan tentang hidup, termuat pada akhir Ayat 2/183 dan 2/187.


B. Kini timbul pertanyaan: Siapa saja di antara lelaki dan perempuan yang diwajibkan berpuasa Ramadhan itu? Jawabnya ialah:

1. Diwajibkan melakukan ibadah puasa adalah orang-orang beriman yaitu mendirikan Shalat dan hukum lainnya dalam Islam. Orang-orang yang tidak beragama Islam boleh melakukan puasa itu untuk keuntungan dirinynya secara psikologis dan biologis, tetapi tiada faedahnya bagi orang itu dalam perhitungan risiko dirinya di Akhirat nanti, kecuali sewaktu diatelah bertobat dan menganut Islam lalu melaksanakan hukum agama itu sebelum meninggal dunia. Tentang ini ALLAH menyatakan dalam Alquran yang artinya:

إِذْ قَالَ لَهُ رَبُّهُ أَسْلِمْ قَالَ أَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
2/131. Ketika TUHAN-nya berkata padanya: "Islamlah". Dia berkata"Aku Islam untuk TUHAN seluruh manusia."

وَوَصَّى بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ
يَابَنِيَّ إِنَّ اللّهَ اصْطَفَى لَكُمُ الدِّينَ فَلاَ تَمُوتُنَّ إَلاَّوَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
2/132. Dan Ibrahim mewasiati anak-anaknya dengannya, begitupun Yakub (cucunya): "Hai anak-anakku, bahwa ALLAH telah memilih untukmu agamu itu, maka janganlah mati kecuali kamu orang-orang Islam."

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
3/85. Siapa yang mencari agama selain Islam, tidaklah akan diterima daripadanya,dan dia di Akhirat termasuk orang-orang merugi.

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىأَنفُسِهِمْ
لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُالذُّنُوبَ جَمِيعاً إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
39/53. Katakanlah: Hai hamba-hamba-KU yang boros atas dirinya, janganlah kecewa dari rahmat ALLAH.Bahwa ALLAH mengampuni dosa semuanya, bahwa DIA pengampun penyayang.

وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
39/54. "Dan kembalilah kepada TUHAN-mu dan Islamlah untuk-NYA sebelum siksaan datang padamu, kemudian kamu tidak akan ditolong."


2. Kalau Shalat diperintahkan kepada seluruh manusia, dinyatakan ALLAH pada Ayat 2/21, dengan mana mereka dinyatakan Islam dan melaksanakan semua hukum ALLAH, maka wajib puasa diperintahkan kepada orang-orang beriman, termuat pada Ayat 2/183. Jadi wajib Shalat lebih utama daripada wajib puasa. Syarat untuk jadi orang-orang beriman ialah menurut ketentuan ALLAH pada pada Ayat Suci yang artinya:

فَلاَ وَرَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ حَتَّىَ يُحَكِّمُوكَفِيمَا
شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَ يَجِدُواْ فِي أَنفُسِهِمْ حَرَجاً مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُواْ تَسْلِيماً
4/65. Demi TUHAN-mu, tidaklah mereka beriman hingga mereka meminta hukum padamu tentangyang bertumbuh di antara mereka, kemudian mereka tidak mendapatkan halangan dalam diri mereka tentang yang engkau laksanakan, dan mereka mengucapkan selamat dengan ke-Islaman.

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُوَرَسُولُهُ
أَمْراً أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْوَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً مُّبِيناً
33/36. Tiada bagi Mukminin dan tiada bagi Mukminah ketika ALLAH dan Rasul-NYA melaksanakan perintah bahwa bagi mereka ada pilihan dari urusan mereka. Dan siapa yang menyanggah ALLAHdan Rasul-NYA, sungguh dia sesat pada kesesatan nyata.

ALLAH bersumpah dengan DIRINYA bahwa orang-orang yang tidak mematuhi hukum yang tercantum dalam Alquran bukanlah orang-orang beriman. Jadi yang beriman pada Ayat 2/183 adalah mereka yang sepenuhnya mematuhi dan melaksanakan hukum Islam.


3. Kalau pada Ayat 4/43 orang-orang yang hilang ingatan dilarang mendirikan Shalat, sekalipun mereka beriman, demikian pula pada wajib puasa. Kalau orang sedang sakit masih diperintah melakukan Shalat sesanggupnya, maka wajib puasa tidak dikenakan pada orang itu tetapi harus menggantinya pada hari-hari sehatnya sesudah bulan Ramadhan, tercantum pada Ayat 2/185. Yang dimaksud hilang ingatan tadi bukanlah orang tidur pada siang hari Ramadhan tetapi orang-orang yang tidak berakal, tidak memahami bulan Ramadhan dan puasa, anak kecil dan orang edan atau gila. Orang sakit dilarang melakukan puasa Ramadhan yaitu jika puasanya akan menambah penyakitnya, tetapi dia wajib mengganti puasa yang ditinggalkannya sebanyak hari tertentu pada bulan sesudah Ramadhan ketika dia sudah sehat. Jika dia tidak sempat jadi sehat jadi sehat sampai pada hari kematiannya, maka ALLAH pengasih pengampun, tetapi jika dia berpura-pura sakit dan tidak mau mengganti jumlah puasa Ramadhan yang ditinggalkannya, maka ALLAH Maha Tahu dan sangat dalam balasan. Sebaliknya jika puasa tidak menambah penyakit pada orang itu maka diawajib puasa malah ibadah ini akan membaikkan kesehatannya biologis maupun psikologis, dinyatakan ALLAH pada Ayat 2/184.

4. Menurut Ayat 2/21 jo 4/43, orang-orang tua walaupun telah sangatlanjut usia masih diwajibkan melakukan Shalat asal saja dia tidak hilang ingatan atau pikun, tetapi dia boleh mengganti puasa Ramadhannya dengan memberi makan minimal seorang miskin, yaitu setiap hari puasa yang ditinggalkannya. Jika kebetulan dia tidak menyanggupi juga, maka ALLAH Mahatahu dan pemurah, tetapi kalau dia coba juga berpuasa Ramadhan bahkan akan lebih baik, biologis maupun psikologis.Ingatlah bahwa ALLAH menginginkan kemudahan dan kebaikan bagi manusia sendiri dengan kewajiban puasa itu, bukanlah DIA menginginkan kesulitan dan pemaksaan. DIA menginginkan kesehatan manusia dengan puasa, bukan menyebabkan penyakit pada manusia, dinyatakan ALLAH pada Ayat 2/184 dan 2/185. Jika terlihat tanda-tanda bahwa puasa itu mendatangkan keburukan atau penyakit bagi manusia, maka jangan salahkan puasa tetapi manusia itu sendiri yang tidak sempurna menjalankan wajib puasanya.


C. Istilah SAFAR biasanya diartikan orang dengan "perjalanan" padahal Alquran dengan beberapa Ayat Suci secara jelas menyatakan maksud istilah itu adalah BEBAN. Hal ini telah dibicarakan juga mengenai wajib Shalat. Tetapi untuk jelasnya di bawah ini kita tambahkan keterangan yang lebih terperinci.

1. Untuk "perjalanan" Alquran memberikan istilah SAIRU, SAYYAARAH, MASYYU, MASYSYAA-U, dan JUNUBU , bahkan juga memberikan istilah DHARABA FII, tercantum dalam Ayat 2/273, 3/156, 4/94, 4/101,5/106, dan 73/20. Jadi istilah SAFAR bukanlah berarti perjalanan tetapi BEBAN sehubungan dengan sangkut-pautnya dengan Ayat Suci lain.

2. Orang-orang yang tergolong 'ALAA SAFARIN, mengenai wajib puasa, yaitu orang-orang lemah fisik, bekerja berat, bertugas dimedan perang, perempuan yang sedang hamil tua, perempuan yang baru melahirkan dan menyusukan bayi, dan perempuan haid. Semua orang itu tidak tergolong pada orang sakit, tidak MARIIDHA atau MARDHAA.

a. Orang yang sedang lemah pisik karena baru sembuh darisakit, baik dia muda atau tua, lelaki atau perempuan, harus menunda puasa Ramadhannya pada hari-hari berikutnya jika dia sempat kuat kembali. Jika dia tetap lemah maka atasnya wajib memberi fidyah yaitu memberi makan seorang miskin untuk satu hari puasa Ramadhan yang diatinggalkan. Tetapi wajib Shalat tetap berlaku baginya. Orang lemah ini tidak termasuk pada SAFAR pada Ayat 4/43 dan 5/6.

b. Orang yang bekerja berat seperti dalam tambang, dalam laut, dan sebagainya, baik sifatnya insidentil atau untuk mencarikan kebutuhan hidup keluarganya, dan pekerjaan itu membtuhkan tenaga kuat dan besar, hendaklah menunda puasanya pada hari-hari sesudah Ramadhan sewaktu dia tidak kerja berat lagi atau sewaktu dia mendapat cuti. Dia wajib mengganti puasa Ramadhan yang dia tinggalkannya, tetapi jika dia senantiasa bekerja berat jadi kuli angkat barang-barang karena kemiskinan dan untuk menghidupi keluarganya, dia boleh membayar fidyah dengan memberi makan seorang miskin lain untuk masing-masing hari puasa Ramadhan yang dia tinggalkan, sementara wajib Shalat tetap berlaku baginya